Kamis, 04 September 2008

Sebuah Harapan

Pendidikan menjadi ujung tombak kesuksesan sebuah bangsa. Melalui pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi yang handal dan bermoral. Berawal dari sesuatu yang kecil dengan upaya yang maksimal akan berubah menjadi sesuatu yang besar.

Perkembangan zaman yang semakin moderen, menuntut kita untuk mampu menyesuaikan diri dengan sistem pendidikan yang baru. Tantangan globalisasi yang membawa berbagai permasalahan hidup, mengharuskan kita untuk berpikir keras mencari solusi.

Anak didik yang memiliki segudang potensi adalah sesuatu yang harus dipertahankan dengan menguatkan pondasi dan mengembangkan prestasi serta menangkal dari segala pengaruh negatif.

Guru dan orang tua adalah fasilitator yang bertanggung jawab menjalankan amanah. Setiap orang yang mendapatkan amanah akan dimintai pertanggung jawabannya terhadap apa yang ia lakukan kelak. Untuk itu, usaha yang maksimal dan terencana dalam pendidikan adalah suatu keharusan. Usaha yang terencana akan memberikan hasil yang lebih baik. Perlu diingat! Pendidikan bukan trial dan error, tetapi sesuatu yang terprogram. Maka kerjasama antara orang tua, guru dan sekolah serta masyarakat harus lebih ditekankan dan terencana.

Sebuah harapan tidak akan berhasil apabila hanya sekedar trial dan error, maka rencanakanlah dengan baik usaha kita .

By Anang Utama

Rabu, 03 September 2008

Kudu Tikus yang Bandel

Suatu hari ada tikus bernama Kudu yang kelaparan, ia melihat keju yang amat banyak. Sang Kudu lansung lari menuju keju itu tetapi si Kidi malah menyuruh Kudu tidak memakan keju tersebut, “tetapi aku sangat lapar”, kata Kudu. “Ingat kitakan ngak boleh makan di luar rumah”, kata Kidi, kemudian si Kudu malah membantahnya.Lalu Kidi menjelaskan kalo makanan keju di luar ada racun tikusnya jadi Kudu jangan makan di luar, Kudu tetap tak peduli. Tak lama kemudian Kudu kejang-kejang lalu sesak nafas dan ahirnya ia mati.
Kidi merasa sedih. Kidi membawa Kudu ke kuburan dan di gali sebuah lubang lalu Kudu di kubur.

Karya :Syafiq
Kelas :4 Musdalifah

Selasa, 02 September 2008

Perjuangan Keras Shafa

Shafa adalah seorang gadis kecil yang baik,cantik dan pintar.Hobi Shafa adalah membaca ,menulis, mendongeng,
bermain game computer,bermain boneka dan bermain
sepeda.Tapi yang paling Shafa senangi adalah menulis.
Sudah banyak buku tulis kosong yang sekarang sudah
penuh dengan karya tulisnya.Suatu pagi Shafa berjalan
mondar-mandir di kamarnya.”Shafa….,cepet dong.Nanti
kamu terlambat lho!” kata bunda mengingatkan.”Iya…
iya…,sebentar….Aduh…,di mana sih buku IPS-nya”kata
Shafa sambil mengobrak-abrik tumpukan buku tulis di
Meja belajar-nya.”Aduh…., kok nggak ketemu sih buku IPS-nya…,padahal kan hari ini ada pelajaran IPS…”kata
Shafa dengan lesu.”Ah…,sudahlah…,aku pake buku tulis
Yang lain aja…”kata Shafa sambil mengambil sebuah buku
tulis lalu memasukkan-nya ke dalam tas.”Bunda …aku sudah siap nih…!Ayo berangkat….”kata Shafa.”Ok…, ayo kita berangkat…Eh Shafa…,Mia mana?”kata bunda menanyakan Mia,adik perempuan Shafa.”Masih tidur.Tapi
nggak perlu di peduliin,kan Mia berangkat ke TK-nya jam
delapan…”jawab Shafa sambil mengikat tali sepatu-nya.
“Oh gitu…”kata bunda singkat.”Udah yuk kita berangkat ke sekolah”kata Shafa.Lalu mereka berdua berangkat ke sekolah.Ketika sampai di sekolah ,jam sudah menunjukan
Pukul 07.00.Untung saja Shafa tidak terlambat.Keesokan
hari-nya,Shafa membaca sebuah majalah.”Wah..,di majalah ini ada banyak cerita yang bagus .Aku mau ngirimin cerita ku ah!”kata Shafa.Akhirnya Shafa mengirimkan salah satu ceritanya dan Shafa sangat senang karena ceritanya di muat
di majalah tersebut.


Karya : Sarah Amani

Perjalanan Sang Jendral

Sabtu,9 agustus 2008 kami team Jurnalistik (FLP Kids)Al-irsyad 02 Purwokerto berkunjung ke Monumen JENDRAL SOEDIRMAN. kami memasuki ruangan melingkar yang menceritakan tentang perjalanan hidup jenderal besar Soedirman.Perjalanan hidup Jenderal Soedirman, dari mulai taman kanak-kanak, sampai diangkat menjadi Jenderal sangat mengesankan dan perlu dicontoh.
Jenderal Soedirman adalah salah satu Jenderal yang sangat berjasa dalam melindungi tanah air Indonesia. Ia lahir dan dibesarkan di Banyumas. Beliau sangat tekun dalam memahami sesuatu, hingga akhirnya ia menjadi murid teladan disekolahnya.Sifat-sifatnya selalu ia lakukan sepanjang masa.Suatu hari, ia menjadi anggota militer yang berbakat, ia di segani banyak orang .
Pada akhirnya ia diangkat menjadi Jenderal, ia merasa memiliki tanggung jawab yang besar untuk tanah air,ia juga memimpin perang gerilya dan mengalahkan penjajah,sampai-sampai ia tetap memimpin walau keadaannya yang tidak memungkinkan untuk melakukan itu semua.Akhirnya ia meninggal dunia. Ia dimakamkan di Yogyakarta.Tetapi jasanya dan perjalanannya tetap hidup dihati masyarakat Indonesia.


Salma Illa

Persahabatan

Akhir - akhir ini Andin masih dendam kepada Ais. Padalah permasalahanya cuma sepele yaitu karena Ais numpahin minumnya sehingga tasnya Andin basah dan buku pelajaranya pun jadi basah. Sejak saat itu Andin supersebel sama Ais.”Din, aku minta maaf ya, karena aku udah mbuat bukumu jadi basah. Nih aku punya coklat untuk kamu sebagai tanda kalau aku benar – benar mau minta maaf sama kamu” ucap Ais kepada Andin.

Walaupun ais sudah berusaha semaksimal mungkan untuk minta maaf . Kemudian Andin berkata dalam hati “Apakah Ais bersalah ? bukan bukan Ais yang bersalah tapi, mengapa tadi Ais minta maaf ke aku. Kini aku sadar tidak selamanya aku benar. Sepulang sekolah nanti aku akan ke rumah Ais untuk minta maaf dengan membawa coklat 2 batang untuk di makan bersama – sama”. Ucap Andin dalam hati. Sesampainya di rumah Ais, Andin meminta maaf dan memberikan sebatang coklat untuk Ais. Dan akhirnya persahabatan mereka menjadi damai kembali.

Ditulis oleh ; Dzuria Majida

Zulfa Husna Amalia

Profil FLP Al Irsyad 02 Purwokerto

Lahirnya Komunitas Penulis Cilik di Al Irsyad Purwokerto pada hari Jum'at, 23 April 2008 merupakan babak baru didunia sastra khususnya diwilayah Purwokerto dengan diresmikannya komunitas penulis cilik di SD Al Irsyad Al Islamiyyah 02 Purwokerto. Komunitas tersebut bernama "Forum Lingkar Pena SD Al Irsyad Al Islamiyyah 02 Purwokerto". Komunitas ini di launchingkan pertama kali oleh ketua FLP Jawa Tengah "Afifah Afra Amatullah" pada saat acara Open House SD Al Irsyad Al Islamiyyah 02 Purwokerto.
Dengan dibentuknya forum ini, mudah-mudahan mampu membuka pintu kreativitas dan mengembangkan potensi menulis mereka.
Kritik dan saran yang membangun selalu kami nantikan.