Asyiknya
Liburan Ramadhan
Hai, namaku Ratna, nama lengkapnya Ratna Sari Dewi. Aku lahir di
ibu kota Riau, tepat Pekanbaru. Di sini aku juga menjlankan ibadah puasa,
seperti di kota-kota lainya. Esok aku akan merayakan idul Fitri, aku sudah
mempersiapkan semuanya, mulai dari mempersiapkan mukena dan baju pun sudah ku
siapkan. Ada yang istimewa di tahun ini, aku telah berpuasa lengkap 30 hari. To
the point
Hari ini aku dan teman-temanku akan beramai-ramai mengikuti acara
pawai obor di dekat rumahku. Katanya mulainya ba’da isya’. Dan oh ternyata
sudah isya aku belum sholat. Aku pun segera mengambil air wudlu dan segera
melaksanakan sholat isya.
“Ratna…Ratna…”, panggil teman-temanku
“Iya sebentar”, jawabku
Aku segera melipat mukenaku, dan segera memakai kerudungku yang
berwarna cokelat, aku segera keluar menghampiri teman-temanku yang sangat
banyak.
“hai, ayo aku sudah siap, lho Alya ngga ikut?” tanyaku
“ Ada itu naik sepeda!”jawab Eri
“oh, emang boleh ya naik sepeda?”
“boleh” jawab semua temanku
“ ha gimana kalau kita pakai sepeda aja!” usulku
“boleh juga tuh!” jawab Safira
“tapi aku ngga boleh bawa sepeda!” kata Elisa
“ya udah ngga papa, nanti kamu bonceng aku aja!” jawab ku
“ngga papa nih?” Tanya Elisa
“ngga papa kok Lis” jawabku
“ ya udah, aku nurut aja” kata Elisa
Sementara aku, Elisa dan Alya menunggu di depan pos ronda
teman-temanku yang lain mengambil sepeda.
“Nah itu dia!” pekik Alya
Memang dari kejauhan seperti itu sepeda teman-temanku, tapi di
keranjangnya banyak sekali barang. Ya memang aku dan teman-temanku janjian
kalau mau beli sepeda harus sepeda perempuan, atau yang lebih di kenal sebagai
sepeda berkeranjang.
SREEEEEEEEEEEEEEET
Terdengar bunyi rem sepeda teman-temanku. Dan semua barang yang ada
di keranjangnya jatuh semua.
“eh kok kamu bawa jajan banyak sekali?” Tanyaku
“iya nanti kalau capai aku akan memakanya,” jawab Eri
“Hah, dasar Eri tukang makan!” kata Elisa
“sudah yuk, berangkat nanti keburu telat lagi!” kata Alya
“ya……”
Sekitar 3 menit dari pos ronda ke masjid akhirya sampai juga. Dan
ternyata di masjid sudah sepi. Kami segera sadar bahwa kami sudah terlambat,
sekarang sudah jam 08.10, kami terlambat sepuluh menit, kalau di perkirakan 10
menit berjalan kaki dari masjid berarti baru sampai warung bakso Bu Sarmini.
Kami segera mengencangkan langkah sepeda kami, tidak ada 10 menit kami sudah
sampai disana. Di sana ramai sekali banyak orang. Kami pun di hampiri seseorang
yang sudah bertahun-tahun kami kenal, mas Deden.
“eh kok kalian lama sekali kami sudah khawatir lho!” kata mas Deden
“Ih mask ok lebay banget sih, kaya anak cewek deh!”
“iya.. iya, oh silahkan kalian makan bekalnya!”, kata mas Deden
sambil melirik Eri
Eri yang mengetahui hal tersebut langsung mencubit mas Deden
“AWWWWW” jerit mas Deden
“kan mulai lagi nih anak cewek nya” Eri balik mengejek
HAHAHAHA
Ah puas sekali rasanya melihat canda tawa teman-temanku, Asyiknya
liburan Ramadhan.
Karya : Mardiah Nurul Lathifa
Kelas : Kelas V Cerdas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar