Selasa, 02 September 2008

Perjalanan Sang Jendral

Sabtu,9 agustus 2008 kami team Jurnalistik (FLP Kids)Al-irsyad 02 Purwokerto berkunjung ke Monumen JENDRAL SOEDIRMAN. kami memasuki ruangan melingkar yang menceritakan tentang perjalanan hidup jenderal besar Soedirman.Perjalanan hidup Jenderal Soedirman, dari mulai taman kanak-kanak, sampai diangkat menjadi Jenderal sangat mengesankan dan perlu dicontoh.
Jenderal Soedirman adalah salah satu Jenderal yang sangat berjasa dalam melindungi tanah air Indonesia. Ia lahir dan dibesarkan di Banyumas. Beliau sangat tekun dalam memahami sesuatu, hingga akhirnya ia menjadi murid teladan disekolahnya.Sifat-sifatnya selalu ia lakukan sepanjang masa.Suatu hari, ia menjadi anggota militer yang berbakat, ia di segani banyak orang .
Pada akhirnya ia diangkat menjadi Jenderal, ia merasa memiliki tanggung jawab yang besar untuk tanah air,ia juga memimpin perang gerilya dan mengalahkan penjajah,sampai-sampai ia tetap memimpin walau keadaannya yang tidak memungkinkan untuk melakukan itu semua.Akhirnya ia meninggal dunia. Ia dimakamkan di Yogyakarta.Tetapi jasanya dan perjalanannya tetap hidup dihati masyarakat Indonesia.


Salma Illa

1 komentar:

AFIFAH AFRA mengatakan...

Salma, bahasa dalam tulisanmu sudah cukup rapi. Tulisan Salma ini termasuk kategori berita. Nah, syarat sebuah berita adalah memenuhi kaidah 5W + 1 H. Nah, apakah tulisanmu sudah memenuhi?

What: Kamu menulis tentang kunjungan ke monumen Jendral Soedirman.
Who: Kamu sudah menuliskan, yaitu team Jurnalistik Al-Irsyad 02
Where: Monumen Jenderal Soedirman
Why: Nah, ini belum disinggung. Apa alasan kalian datang ke monumen? Meneladani Jenderal Soedirman.
When: 9 Agustus 2008, enaknya dilengkapi jam dan suasana saat itu (panas, cerah, atau sejuk).
How: Nah, ini juga belum diungkap. Bagaimana perjalanan ke sana, terus apa yang kalian lakukan dsb.

Boleh-boleh saja menceritakan biodata Jenderal Soedirman, ini malah semakin memperkuat WHAT-nya. Tetapi karena ini sebuah berita, kaidah di atas harus dipenuhi ya? Iya kan, kamu menulis berita, bukan artikel tentang biografi Jenderal Soedirman?

Selamat, Salma!