Jumat, 18 Januari 2013

Cerpen 2



TAHUN BARU MASEHI
Karya:Naura Chandra Aqilla
Kelas:5 shidiq


                Siang itu,Diana,Lita, dan Putri pergi ke alun – alun dengan tujuan ingin menyambut tahun baru masehi 2013.Mereka menuju ke alun – alun menaiki sepeda masing – masing.Setibanya di alun – alun,Diana,Lita, dan Putri membeli kembang api,mercon dan sebagainya.Di jalan,mereka bertemu Nadia dan Farah, mereka pun berkata “Nadia,Farah mau ikut kami tidak?””kemana?sepertinya kami tidak bisa,kami mau ke masjid,kami ingin mengikuti pengajian”jawab Nadia lantang.
                “Kalian mau apa di masjid?ikut aja sama kita.Pengajian?udah gak jaman kali...”kata putri.”ya sudah,kami ke masjid dulu ya..”Nadia dan Farah pun pergi ke masjid takut telat ke pengajian.Setelah selesai pengajian Nadia dan Farah pun mengambil air wudhu dan shalat maghrib.Selesai shalat maghrib mereka pun menuju ke tempat Diana,Lita, dan Putri,karena Diana,Lita dan Putri tau Nadia dan farah menghampiri mereka, mereka berkata”udah selesai pengajiannya?yuk ikut kami , kan hari sudah malam.Jadi tidak ada alasa lagi dong..”ucap diana.
                “Walaupun hari sudah malam,kami tak mau ikut.Ibu dan ayah kami sudah menunggu di rumah.Kalau kami ikut nanti kami terkena dosa dari Allah SWT” kata Nadia.”Dosa lagi dosa lagi.Kalian gak usah takut dosa!kiamat kan masih lama”giliran Lita menjawab.”Ya sudah kami hanya mengingatkan.Kami pamit.Assalamualaikum..”salam Farah dan Nadia .”Waalaikumsalam”jawab mereka asal – asalan.
                Nadia dan Farah pun pergi meninggalkan Dinda,Lita dan Putri .Sementara Dinda dan dua temannya masih bermain main di alun – alun sambil menunggu tahun baru masehi sampai larut malam .Keesokan harinya,tepatnya pada 1 januari 2013 Lita dan kawan – kawan nya dikabarkan sakit typus di rumah sakit.Karena semalaman mereka tak tidur juga tidak makan .Mereka hanya bermain main .
                Mereka pun menuju rumah sakit.
Saat di depan pintu kamar Diana mereka mengucapkan salam dan menjenguknya. Tak lupa di kamar lita dan putri.mereka meminta maaf kepada nadia dan farah , semua ini adzab dari allah.karena mereka tidak mau mendengarkan kata nadia dan farah. Semenjak itu mereka menjadi sahabat dan selalu mengikuti pengejian rutin.Tak lupa mereka mengajak ayah ibunnya untuk berbuat baik juga.
                                                                            SELESAI

Tidak ada komentar: